9.
Bagaimana Jika Bisnis Anda Gagal?
Apapun
jenis usahanya selalu ada kemungkinan gagal. Bagaimanapun sempurnanya sebuah
sistem –selama sistem tersebut masih berkoneksi dengan manusia- selalu ada
celah terjadi human error .
Dalam
dunia usaha, kegagalan adalah sebuah keniscayaan. Orang sukses adalah orang
yang telah berkali-kali gagal. Karena dengan kegagalan tersebut maka ia bisa
mengetahui apa saja indikator keberhasilannya. Jika ia tidak pernah gagal
bagaimana ia mengetahui bahwa ia telah sukses?
Ketika
awal bisnis berjalan, anda akan menemui banyak kendala yang seringkali jauh
dari bayangan anda. Mungkin disebabkan karena kesalahan anda sendiri.
Namun dengan kesalahan-kesalan tersebut anda bisa belajar.
Lalu,
dengan adanya kemungkinan mengalami kegagalan apakah anda tidak berani mencoba?
Kegagalan
adalah fitrah manusia. Seorang bayi yang baru belajar merangkak akan terpeleset
berkali-kali, bisa jadi kepalanya terantuk lantai. Namun ia akan terus mencoba.
Begitupun saat ia belajar berjalan, meskipun sudah di ‘tatih’ dan dibimbing
kedua tangannya , tak urung ia akan berkali-kali jatuh. Saat terjatuh ia
mungkin menangis karena lututnya terluka dan berdarah, tetapi si anak tidak pernah
kapok untuk terus berlatih. Hingga suatu saat ia akan mendapati dirinya sanggup
untuk berlari.
Bayangkan
saat ia baru sekali terjatuh lalu menyerah untuk terus belajar berjalan karena
takut terjatuh lagi, mungkin selamanya ia akan terus minta digendong
kemana-mana.
Begitulah
analoginya dalam dunia bisnis.
Seperti
halnya seorang anak yang memerlukan “dititah” saat belajar berjalan, anda
memerlukan seseorang yang membimbing anda. Seseorang yang dapat memberikan
contoh cara melangkah yang benar. Seseorang yang akan menyemangati anda agar
segera bangun kembali ketika terjatuh.
Anda
memerlukan mentor. Mentor yang sebaiknya anda pilih adalah seorang praktisi
bisnis yang memiliki bidang usaha yang sama dengan bidang usaha anda. Karena ia
telah mengalami dan memahami permasalahan dan kesalahan-kesalahan yang mungkin
timbul dalam bisnis tersebut.
Disamping
itu, sebagai pelaku usaha anda perlu bergabung dengan komunitas pengusaha.
Karena dengan berkomunitas anda bisa membangun relasi, bertukar pikiran dan
belajar dengan sesama entrepreneur. Melalui komunitas anda
bisa mengikuti seminar, pelatihan, dialog dan bimbingan dari orang-orang yang
telah sukses dibidang usahanya.
Jadi,
jika bisnis anda gagal sangat wajar bila anda kecewa, bersedih lalu lesu.
Respon tersebut adalah manusiawi sekali. Namun ingatlah, bukan hanya anda
seorang yang pernah gagal. Thomas Alfa Edison harus melakukan percobaan
sebanyak 1449 kali baru ia berhasil menemukan cara yang tepat dalam membuat
sebuah bola lampu. Bayangkan jika pada percobaan ke 1448 ia menyerah dan tidak
mencoba sekali lagi, mungkin hingga sekarang ini malam hari tetap kita lewati
dalam kegelapan.
Begitupun
pesawat terbang yang sudah di rancang dengan sistem terintegrasi yang canggih
oleh para pakar, tetap memiliki kemungkinan mengalami kecelakaan entah karena
kesalahan pilot dalam memahami instruksi menara pengawas di bandara,
pemeliharaan sistem yang kurang baik atau karena faktor yang tidak bisa
dikalahkan oleh kecanggihan manusia, yaitu faktor alam.
Begitulah,
“enaknya” menjadi manusia yang mempercayai adanya kekuatan Maha Pengatur. Kita
bisa mengadu padaNYA setiap saat. Sebagai manusia kita wajib berikhtiar
semaximal daya upaya kita, namun hak untuk menentukan hasil akhir ada ditangan
Allah Yang Maha Tahu apa yang terbaik bagi kita.
0 komentar:
Post a Comment