5. Sumber
Daya Manusia
1)
SDM,
2)
SDM, dan
3)
SDM
SDM
yang dibahas dalam artikel ini hanya terbatas pada anda sebagai pemilik usaha
sekaligus pemimpin kegiatan usaha, dan karyawan.
Karyawan bagi
sebuah perusahaan adalah modal atau aset yang bernilai yang dapat
dilipatgandakan, dikembangkan dan sebaiknya tidak dianggap sebagai liability
(beban,cost).
Karyawan yang
bekerja dengan baik, jujur dan loyal membuat anda tenang
mendelegasikan sebagian kegiatan usaha anda kepadanya. Dengan
memiliki karyawan yang cakap dan terpercaya maka usaha anda akan lebih cepat
berkembang dibandingkan anda mengelola usaha anda seorang diri.
Saat
sarapan pagi di depan komplek tempat tinggal saya, di Islamic Village-Karawaci,
saya berkesempatan berbincang dengan seorang penjual mie ayam. Saya tahu
persis, biasanya pada siang hari seluruh mie yang dijual akan habis
terjual.
“Bang,
sehari bisa menjual berapa porsi?” tanya saya.
“Kalau
hari biasa saya persiapkan untuk 100 porsi. Kalau Sabtu dan Minggu 150 porsi”
Katanya. Harga perporsi 7000 rupiah.
“Selalu
habis, Bang?”
“Alhamdulillah,
hampir selalu habis, Bu.” Jawabnya dengan wajah berseri-seri.
“Ini
dagangan punya Abang sendiri?” Tanya saya lebih lanjut.
“
Ya Bu, punya sendiri.”
“Selain
disini, jualan dimana lagi?” Wah, kalau Abang ini punya 2 gerobak mie ayam
saja, omsetnya sehari bisa lebih dari 1 juta rupiah.
“Disini
saja Bu. Repot. Susah cari
orang yang bisa dipercaya.” Si Abang menggeleng kepala. Karena saya lihat ia
makin sibuk melayani maka wawancara tersebut saya akhiri. Lagipula
mangkok mie ayam saya sudah kosong. Saatnya
saya bayar makanan tersebut dan pulang.
Saya
seringkali mengadakan wawancara singkat seperti ini kepada
pedagang-pedagang kakilima yang saya lihat ramai pembelinya.
Sebagian
dari mereka sudah menjalani usahanya selama bertahun-tahun bahkan puluhan
tahun. Hasil penjualan mereka bagus namun tidak berkembang. Sekalipun ada
kenaikan pemasukan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, lebih karena disebabkan
naiknya harga jual mereka –misalnya tahun lalu harga semangkok mie ayam 6000
rupiah, tahun ini menjadi 7000 rupiah-. Sedangkan kapasitas produksi mereka
sudah sulit ditambah karena keterbatasan SDM.
Hakekatnya
wirausaha atau entrepreneur adalah pemilik bisnis, dimana usaha yang
dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi
dirinya, keluarga dan masyarakat. Bukan sekedar seseorang yang membuka
kesempatan bekerja untuk dirinya sendiri.
Jika
ingin usaha anda berkembang saran saya rekrutlah karyawan. Lalu
didiklah mereka sehingga semakin lama struktur usaha anda akan makin
berkembang seiring meningkatnya tanggung jawab karyawan anda.
“Usaha
saya baru mulai, bagaimana mungkin merekrut karyawan?”
Anda
yang paling tahu kapasitas diri dan usaha
anda.
Saat
memulai bisnis kami, saya dan suami melakukan seluruh pekerjaan. Dari mulai
memilih dan membeli bahan baku ,
memproduksi hingga mengantar barang ke pelanggan sampai menagih pembayaran.
Namun, semakin besarnya kapasitas usaha maka kami mulai merekrut karyawan.
Sebelum
merekrut karyawan, terlebih dahulu Anda perlu menentukan kriteria karyawan yang
akan di rekrut. Ada 7 C yang perlu anda pertimbangkan.
1. Capability, kemampuan nalar,
kecerdasan, cara berpikir sistematis.
2. Capacity, kemampuan menangani dan
menyelesaikan masalah, menghadapi beban kerja yang tinggi dan kemampuan
menentukan prioritas.
3. Character, atau watak. Sikap,
tingkah laku, sopan santun dan cara mengendalikan emosi
4. Credibility, kriteria ini memperlihatkan
sikap dapat dipercaya, dan kemampuan mengemban tugas.
5. Comitment, kesungguhan
menyelesaikan tugas, dan keinginan untuk memajukan perusahaan
6. Creativity, kreatifitas. Karyawan
yang kreatif akan mampu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien dan efektif.
7. Compatibility, kemampuan bekerjasama
dengan orang lain.
Jika
kriteria 1 dapat dilihat dari nilai ijazahnya. Namun kriteria 2 sampai 7 dapat
diketahui melalui sesi wawancara dalam suasana yang santai, agar calon karyawan
dapat secara lancar dan tidak tegang menceritakan nilai-nilai yang
tertanam dalam dirinya. Sehingga pemilik usaha bisa menentukan diantara para
pelamar kerja, yang manakah yang paling cocok untuk di rekrut sebagai karyawan.
Yang
harus anda lakukan setelah merekrut karyawan yang tepat adalah anda
harus mampu mengelola karyawan anda.
Seorang
pemilik usaha harus memiliki leadership agar karyawan terpacu untuk
maju bersama perusahaan..
Jika
anda mampu mengelola karyawan dengan baik maka kemungkinan berikut tidak
terjadi,
1. Anda
merasa khawatir karyawan tidak bekerja dengan baik tanpa pengawasan anda selain
itu anda tidak perlu mendominasi seluruh keputusan-keputusan “kecil” dalam
usaha anda.
2. Sistem
dan prosedur tidak berjalan karena segala hal tergantung pada anda
3. Karyawan
tidak diberdayakan untuk bertanggung jawab. Karena karyawan hanya bekerja tanpa
didik untuk meningkatkan produktivitas dan bertanggung jawab terhadap petugas.
4. Karyawan
sangat bergantung pada keberadaan anda. Ketika anda tidak berada dilokasi usaha
maka kegiatan usaha akan terganggu.
Kepemimpinan
yang efektif akan memberi pengaruh ke orang lain dalam hal ini
karyawan anda. Anda bisa berpengaruh jika anda sanggup memberikan pengaruh baik
bagi diri anda sendiri. Pimpinlah dulu diri anda Jadikan anda
teladan bagi karyawan anda. Jadikan diri anda sebagai orang yang
pertama dan paling mematuihi sistem yang anda buat. Jika karyawan sudah
memahami manfaat sebuah sistem maka mereka akan mematuhinya sekalipun tanpa
kehadiran anda.
Kepemimpian
termasuk juga kemampuan mendelegasikan tugas. Anda tidak perlu khawatir,
karyawan yang telah mendapat pendelegasian dan kepercayaan dari anda suatu saat
akan pindah ke perusahaan lain atau mendirikan usaha sejenis. Karena
bagaimanapun kompetitor akan selalu ada.
Delegasikan
ke karyawan anda beberapa pekerjaan seperti pekerjaan yang
bersifat teknis, rutin, administrasi dan pekerjaan yang memberikan
kesempatan pengembangan bagi SDM perusahaan anda.
Sebaliknya
ada pula pekerjaan yang tidak bisa anda delegasikan seperti pembuatan peraturan
dan kebijakan, penentuan sistem perusahaan, pekerjaan yang menuntut kualifikasi
tinggi sementara tidak ada sorangpun karyawan anda yang memiliki kualifikasi
tersebut, atau kegiatan menjembatani konflik antar karyawan.
Berikut
ini beberapa tips agar anda sukses mendelegasikan tugas ke karyawan anda ,
1. Anda
harus percaya bahwa pendelegasian tersebut merupakan langkah menuju sukses bagi
usaha anda.
2. Anda
harus sungguh-sungguh percaya kepada karyawan bahwa ia sanggup melaksanakan
tugas tersebut.
3. Anda
harus cukup sabar mendidik karyawan anda.. Sangat sulit menemukan karyawan yang
langsung paham dan mengerjakan tugas persis seperti harapan anda.
4. Jelaskan
hasil akhir yang anda harapkan. Namun biarkan karyawan berkreasi tentang
bagaimana mengerjakan tugas tersebut. Agar mereka menjadi
kreatif. Namun, jika pekerjaan tersebut bersifat teknis maka anda
harus memberikan detail prosedur pengerjaannya.
5. Buatlah
sistem kontrol yang memungkinkan karyawan berkembang dengan baik. Sistem yang
terkontrol bertujuan mengevaluasi kinerka karyawan dan kemajuan usaha anda.
6. Hindari
mengambil alih pekerjaan yang sudah di delegasikan. Hal ini akan mengecewakan
karyawan karena ia merasa dirinya dianggap tidak mampu bekerja dengan baik.
Bersambung....
0 komentar:
Post a Comment