Menurut pakar pemasaran Rhenald Kasali, Ph.D., wanita
punya kelebihan-kelebihan dibandingkan pria, yang bisa menjadi aset dalam
menjalankan usaha. Dari sisi nilai sosial, pria lebih individual, sedangkan
wanita lebih mampu melebur dalam grup. Pria bisa dikatakan unggul dalam hal
kompetisi, namun wanita memiliki kelebihan dalam berinteraksi. Jika pria
memiliki rasa bangga dan superior, wanita lebih mengembangkan empati.
Wanita juga unggul dalam hal multitasking dibandingkan pria yang
lebih fokus pada suatu hal dalam suatu waktu. Kalau pria tak suka detail,
menganalisis, dan gemar mengeliminasi pilihan, wanita lebih unggul dalam
detail, mencari informasi sebanyak-banyaknya dan melakukan integrasi sekaligus
tindakan. “Dalam hal komunikasi, pria lebih mengedepankan fakta dan poin-poin
saja dalam pembicaraan, sedangkan wanita berkomunikasi dengan gaya bercerita, lengkap dengan detailnya,”
tutur Rhenald.
Sebelum memasuki dunia bisnis, kenali juga Anda termasuk golongan
'reptilia' atau 'mamalia'. Ini istilah Rhenald untuk dua golongan utama
karakter seseorang. Reptilia terbagi lagi dalam reptilia gersang dan reptilia
excellence. Reptilia gersang memiliki ciri antara lain: dingin, mengetahui
teknis keuangan, menerapkan disiplin prosedural, serta sulit percaya kepada
orang lain. Reptilia excellence memiliki ciri antara lain: penuh kasih sayang,
bijak dalam keuangan, selektif, menerapkan disiplin strategis, kreatif, serta
mengawali segala sesuatu dengan rasa percaya.
Golongan mamalia dibagi menjadi: mamalia ibu rumah tangga dan
mamalia excellence. Mamalia ibu rumah tangga antara lain berciri: mengutamakan
keluarga, sulit mendelegasikan tanggung jawab, berkomunikasi internal dan rahasia,
berkelompok, serta cenderung hati-hati dan tertutup. Sedangkan mamalia
excellence memiliki ciri: menganggap bisnis adalah tanggung jawab, selalu ada
pendelegasian, terbuka, mengutamakan kualitas, percaya diri, bersikap strategis
dan terbuka.
Agar menjadi reptilia excellence atau mamalia excellence, Anda
perlu mengubah diri, dengan menerapkan prinsip OCEAN,
yang merupakan akronim dari segala jenis keterbukaan:
O: Openness to experience, keterbukaan pikiran,
terutama terhadap hal baru yang dialami dan dilihat sendiri.
C: Conscientiousness, keterbukaan hati dan
telinga. Kesadaran mendengarkan, baik yang terdengar maupun yang dirasakan.
E: Extrovertness, keterbukaan diri terhadap
orang lain, kebersamaan dan hubungan-hubungan.
A: Agreeableness, keterbukaan terhadap
kesepakatan, sehingga tidak mudah memilih konflik.
N: Neuroticism, keterbukaan terhadap
tekanan-tekanan.
Inilah kelima unsur pembentuk sifat perubahan (change DNA) OCEAN.
DNA, sebagai unsur pembawa sifat yang membentuk manusia, perlu terus diasah,
menghadapi berbagai cobaan, terbuka terhadap pengalaman dan tekanan-tekanan,
serta terus membangun diri. Bukanlah hal yang tidak mungkin, mengubah diri
menjadi seseorang yang lebih baik dan siap menjadi seorang wirausaha.
Tip Sukses Rhenald
·
Hasil kinerja seseorang dinilai dari perilaku, cara berpikir, dan
karakternya
·
OCEAN pada masing-masing orang bisa diukur. Jika tidak tinggi,
jangan mengharapkan perubahan terlalu tinggi.
·
Sulit tidaknya perubahan tergantung pada sugesti diri Anda.
Pertama, buang dulu belenggu masa lalu, dan yakinkan diri mampu bilang 'bisa!'.
Jika pandai mensugesti diri dengan positif, pasti bisa.
·
Jika Anda tak menyukai sesuatu, ubahlah. Jika tak mampu
mengubahnya, ubahlah cara berpikir Anda, untuk bisa menerima hal tersebut.
0 komentar:
Post a Comment