Di era teknologi
dan informasi seperti sekarang ini, banyak social media yang dapat dimanfaatkan
untuk membangun personal branding yang kuat.
Hampir semua jenis
platform sosial media seperti Facebook, Instagram, Twtter, YouTube, dan
LinkedIn, dapat digunakan untuk menciptakan personal branding, karena
penggunaan sosial media nyaris tidak lepas dari aspek aktivitas masyarakat
setiap hari.
Di sosial media,
para netizen bercerita tentang aktifitas harian, bertukar pendapat, posting
foto, video, atau konten menarik lain. Aktivitas tersebut bukan hanya sebagai
aktivitas iseng belakang, melainkan juga dapat digunakan untuk personal
branding. Netizen akan menilai seseorang berdasarkan dari kecenderungannya
dalam mengisi akun sosial medianya.
Langkah yang
dilakukan dalam membangun personal branding melalui sosial media:
1. Selalu gunakan
nama yang sama untuk semua akun sosial media
Kita bisa saja
memiliki akun di Facebook, Instagram, Twitter, YouTube atau pun Linkedin. Agar
masyarakat mengenali personal branding kita melalui konten-konten yang kita
tampilkan di platform tersebut, maka gunakan satu nama yang sama untuk semua
platform.
2. Selalu
memperbaharui konten dan profil sosial media secara berkala.
Profil yang up
todate memiliki kemungkinan lebih besar akan dilihat orang lain. Dengan
melakukan update profil sosial media secara berkala, Anda juga membuat yakin
orang lain bahwa akun yang Anda kelola adalah benar-benar brand Anda sendiri
dan bukan dikelola oleh pihak lain.
3. Posting konten
sesuai passion atau keahlian anda
Semakin sering dan
semakin banyak anda posting di sosial media, semakin banyak pula orang akan
mengenal diri Anda. Pastikan pada saat Anda posting di social media dalam waktu
yang tepat. Serta anda harus tahu passion dan keahlian anda. Maka tentukan anda
ingin dikenal seperti apa?
4. Bergabung dalam
grup atau komunitas
Komunitas adalah
tempat untuk mencari dan membagikan ilmu yang sudah Anda miliki. Bergabunglah
dengan komunitas atau group yang memiliki visi yang sama dengan Anda. Disitu
akan menambah wawasan dan memperluas jaringan Anda.
Jangan malu untuk
berbicara dan bertukar pendapat dalam
grup tersebut agar orang-orang tahu bakat dan keahlian personal Anda.
Lakukanlah interaksi sebanyak mungkin dengan orang-orang yang memiliki visi
yang sama dengan Anda.
5. Pilih media
sosial yang tepat
Pada tahap ini,
jika Anda sudah mengetahui passion dan keahlian anda, Sekarang saatnya anda
memilih media yang tepat atau cocok untuk membangun personal branding Anda.
Misalnya Anda
seorang fotografer, maka media yang cocok untuk Anda adalah Instagram dan
Tumbler. Beberapa media lain, seperti Twitter dan Blog juga berguna untuk melakukan
promosi dan hasil-hasil foto yang telah diunggah ke Instagram.
6. Ikuti akun-akun
yang bermanfaat
Jika Anda suka
menulis tentang keuangan, selain Anda mengikuti akun berita dalam maupun luar
negeri, Anda juga bisa follow akun instansi yang terkait, seperti Bank Sentral,
Kementerian Keuangan, dan akun lain yang akan mendukung personal statement
anda.
7. Minta testimoni
dari orang yang anda kenal.
Anda dapat meminta
testimoni skill dari orang-orang yang anda kenal dan terhubung satu sama lain.
Testimoni ini bisa
ditambahkan di bagian profil. Testimoni tersebut bisa menjadi referensi yang
dapat dibaca koneksi maupun orang lain yang mengunjungi LinkedIn Anda, sehingga
memberi kepercayaan terhadap profile Anda.
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact