7. Mengelola
Keuangan.
Tujuan
utama anda membangun dan mengelola usaha tidak lain adalah mendapatkan
keuntungan. Selain keuntungan bertambah luasnya relasi dan pengetahuan dalam
dunia bisnis, keuntungan yang paling diharapkan adalah
meningkatnya pendapatan atau uang anda.. Untuk tercapainya tujuan tersebut maka
diperlukan pengelolaan uang yang baik. Semakin besar omset usaha atau semakin
meningkat jumlah transaksi maka semakin dibutuhkan ketelitian dalam mencatat
keuangan usaha.
Pada
awal usaha yang paling penting dilakukan adalah memisahkan ‘uang’ usaha dengan
‘uang’ pribadi karena seringkali terjadi pengusaha pemula akan
mencampur adukkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Bila hal ini
dibiarkan secara terus menerus maka anda bisa terjebak pada kerumitan
pengelolaan uang hasil usaha anda.
Catatan
keuangan bisa dimulai dengan menggunakan metode yang paling sederhana yaitu
mencatat uang masuk dan uang keluar dalam bentuk tabel debet
kredit. Untuk memudahkan anda bisa membeli buku 'Tabel Debit-Kredit'
ditoko buku. Jika anda memutuskan anda sendiri yang melakukan pencatatan ini,
dikarenakan keterbatasan pekerja, maka anda harus memaksa diri agar
berdisiplin. Karena tidak jarang pemilik usaha yang sering tidak
sabar mencatat dengan teliti setiap pemasukan dan pengeluaran usahanya.
Masalah
akan timbul jika suatu saat anda membutuhkan dana tambahan dari investor. Untuk
memutuskan pemberian modal para investor biasanya akan mempertimbangkan
perkembangan usaha dari laporan keuangan. Laporan keuangan yang berantakan
tentu akan menyulitkan mereka menganalisa kelayakan usaha anda.
A. Sistem
Keuangan
Jika
pada tahap awal usaha anda bisa mencatat keuangan dengan cara yang sangat
sederhana, maka dengan semakin berkembangnya usaha diperlukan pencatatan yang
lebih detail sehingga dibutuhkan pengetahuan ilmu akuntansi. Namun anda yang
tidak memiliki pengetahuan ilmu akuntansi tidak perlu merasa khawatir karena
sekarang sudah banyak software akuntansi yang dijual dengan berbagai
macam feature yang ditawarkan. Anda bisa membelinya dengan
menyesuaikan budget yang anda miliki dan feature jenis
pencatatan yang anda butuhkan.
Apapun
jenis dan model pencatatan yang anda pilih, setidaknya diperoleh ringkasan
mengenai arus cash flow, neraca dan catatan untung-rugi.
B. Aliran Uang (Cash Flow)
B. Aliran Uang (Cash Flow)
Ketika
memulai usaha, aliran uang lebih penting dari keuntungan. Karena secara umum pada
tahap awal usaha keuntungan belum dapat diperoleh. Aliran uang yang lancar
diperoleh dari penjualan (piutang) yang bisa segera dibayar dan pembelian
(hutang) yang diusahan agar dilakukan belakangan.
Namun,
kesulitan cash flow akan anda alami jika pembelian
dilakukan secara tunai tetapi penjualan anda dibayar dengan tempo mundur. Jika
hal ini terjadi maka anda harus memiliki modal pembelian berlipat kali agar
usaha anda bisa terus berjalan.
Hasil
laporan cash flow berguna untuk mengetahui uang real yang
anda miliki sehingga anda bisa merencanakan jadwal pembayaran hutang atau
membeli aset.
C. Neraca
Neraca
menunjukkan nilai bisnis pada suatu waktu tertentu. Neraca bisa menggambarkan
apakah suatu usaha dalam kondisi sehat atau tidak. Neraca menunjukkan aset yang
anda miliki dan besarnya kewajiban yang harus dibayarkan. Dari
neraca anda bisa memperkirakan apakah anda dapat membayar hutang usaha anda.
Aset
mencakup bangunan, kendaraan, peralatan, bahan mentah dan barang-barang lain
yang dimiliki perusahaan. Kewajiban mencakup hutang.
D. Catatan
laba-rugi
Catatan
laba-rugi menunjukkan uang masuk dan keluar pada jangka waktu tertentu.
Perhitungan ini berbeda dengan arus kas karena menunjukkan total pendapatan
bukan hanya uang kas.
Dalam
pencatatan laba-rugi ada pencatatan beban langsung dan beban usaha. Beban
langsung biasanya mencakup pengeluaran yang berhubungan dengan produk yang
dijual. Sedangkan beban usaha adalah pengeluaran yang selalu ada meskipun jika
tidak terjadi penjualan, misalnya gaji karyawan, biaya sewa tempat usaha, biaya
listrik dan telepon. Perhitungan ini menunjukkan banyaknya uang yang didapat
dan dibelanjakan. Dengan demikian dapat terlihat usaha mengalami untung atau
rugi.
0 komentar:
Post a Comment