Menurut Anskarina Christin, GM Marketing METRO Departemen Store,
menghadapi pasar bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan retail
tentunya akan melakukan seleksi ketat untuk produk mereka. Begitu pula
dengan METRO, produk yang bergabung dengan mereka tentunya produk yang
dapat menjawab kebutuhan para pelanggan.
METRO menerima sample
produk dari vendor yang akan dilihat kelebihan dan keunggulannya.
Apabila dinilai cocok dengan segmen dan bisnis, maka produk tersebut
akan diproses untuk dilanjutkan ke tahap trial–temporary brand untuk diuji pada market. Meski dinilai sesuai, namun tak berarti vendor bisa langsung bergabung sebagai permanent brand counter. Masih
ada hal lain yang dipertimbangkan, seperti komitmen vendor, kesepakatan
dalam hal pembayaran, serta kemampuan untuk memiliki strategi pemasaran
untuk membantu mempromosikan produk dari brand mereka.
Kompetisi
dalam industri ritel sangatlah ketat. Agar dapat masuk dan bertahan,
Anskarina menyebutkan tentang empat hal yang harus dimiliki oleh seorang
produsen, yaitu:
1. Selalu menghasilkan produk berkualitas yang sesuai dengan harga yang ditawarkan sehingga konsumen merasakan barang tersebut value for money.
2. Kapasitas produksi yang baik sehingga barang mampu tersedia secara kontinyu.
3. Konsep
produk dengan ciri khas tersendiri yang menjadi kelebihan dan
membedakannya dengan kompetitor. Sehingga, akan membentuk persepsi
pelanggan terhadap produk tersebut.
4. Produsen dituntut untuk selalu inovatif, kreatif & newness,
menciptakan sesuatu yang baru mengikuti kebutuhan pasar dan menjadi
tren terkini. Dalam industri ritel, semakin sering ada koleksi terbaru,
maka akan semakin baik karena industri ini identik dengan impulse buying. Setidaknya setiap 3 bulan sekali koleksi terbaru haruslah tersedia.
Kiat Sukses Retail!
“Memiliki
variasi produk itu penting agar konsumen yang datang ke tempat kita tak
hanya tertarik pada satu benda. Selera pasar yang selalu berubah harus
disikapi dengan membuat inovasi produk serta penawaran produk baru
secara berkala, misalnya tiap sebulan sekali.”
Dinar Esfandiari Santoso, pemilik Simply Idea
“Mulailah
mempelajari sistem administrasi yang ada. Umumnya, tiap retailer
memiliki sistem yang berbeda-beda. Jangan mudah tergoda oleh tawaran
yang besar. Penting untuk memperhatikan kontrak perjanjian agar kerja
sama berlangsung lancar. Menjalin komunikasi yang baik akan membawa
kita pada penyelesaian masalah yang win-win solution.”
Ni Ketut Arysanti, pemilik Canggu Kids
“Menjaga hubungan baik dengan retailer dan para konsumen. Salah satu caranya dengan mendukung kegiatan sale. Lewat sale,
kita bisa memanjakan konsumen dan membuat mereka mengenal produk kita.
Sedangkan untuk retailer, kita mendukung program mereka.”
Dwi Arlina Avriliawati, pemilik Daradara

0 komentar:
Post a Comment