Friday, August 22, 2014

Kulit Halus Dengan Ragi Roti

Saat blog-walking saya menemukan artikel tentang cara membuat toner dengan menggunakan ragi roti. Dalam tulisan tersebut dinyatakan bahwa manfaat toner tersebut adalah untuk mencerahkan,melembutkan  dan mengenyalkan kulit , serta menghilangkan garis-garis halus wajah.  
Setelah Saya googling ragi roti yang disebutkan  ternyata mengandung Saccharomyces Cerevisiae. Salah satu merek terkenal ragi roti ini adalah FERMIPAN

Di artikel lain Saya menemukan kutipan tulisan sebagai berikut :
"Saccharomyces Cerevisiae is the scientific name for common Baker's Yeast. Varying types of Baker's Yeast is used in skincare because the cellular structure of this organism is very similar to human cells. Saccharomyces Cereivisiae has numerous benefits including: skin brightening, reducing the appearance of fine lines and wrinkles, reducing skin stress and soothing skin".

Adapun cara membuat toner tersebut adalah sebagai berikut :
-Siapkan gelas, sendok makan dan sebuah wadah dari kaca. Distrerilkan dengan cara direbus.
-Larutkan 1 sendok teh Baker's Yeast (Fermipan)dalam gelas kaca/keramik
-Masukkan 4 sendok makan nasi (Sebaiknya nasi yang baru dimasak)
-Tutup rapat gelas tersebut (dengan plastik diikat karet, jika tidak ada gelas berpenutup)
- Diamkan selama 3 jam
- Saring dengan menggunakan kain berpori halus (agar nasi tidak ikut tersaring)
- Air saringan bisa langsung dipakai sebagai toner
- Simpan di dalam kulkas
- Ramuan ini tahan selama 3 hari.
- Atau tambahkan seujung sendok sodium benzoat sebagai pengawet.







Setelah 3 jam difermentasikan Saya langsung mencoba mengaplikasikan ramuan ini.  Dengan bantuan kapas air hasil saringan dioleskan ke wajah dan tangan. Saat ramuan ini dipakai kulit terasa kencang seperti halnya memakai masker. 5 menit kemudian Saya basuh dengan air. Dan saat itu juga hasilnya langsung terasa. Kulit terasa halus dan kenyal. 

Sedikit kekurangan ramuan ini adalah aromanya yang asam seperti halnya aroma adonan roti. Tapi beberapa menit kemudian aroma tersebut menghilang. 

10 komentar:

Rita Asmaraningsih said...

Wah...mantap nih ada toner yg bisa dibuat sendiri di rumah.. Bahannya pun mudah didapat.. Boleh juga nih dipraktekkan...nice post...

Moocen Susan said...

saya suka pake kulit pisang mak.. praktis..

@ZakiaNurhadi said...

mudah juga yaa... bisa dicoba kalau pas keabisan toner :)

oRiN said...

dulu ibu saya menyarankan pakai air cucian beras yang sudah didiamkan berhari-hari sampai mengering, kemudian dijadikan masker... bagus sih, kenyal, kencang, putih... cuma saya gak rajin, terlebih gak tahan sama baunya haha...

hani said...

air pelarutnya brp cc ya?...mau coba ah...trims

April said...

wah lumayan idenya Mak
TFS ya :)

Rahayu Pawitri said...

Mantap... boleh dicoba ni

Neny wisfah said...

Beneran nih mbak? Ngak bakalan mengembang kayak rotikan? Ikutan nyoba ach

Maya said...

waaahh... akhirnya nemu juga artikel ini..., dari bulan kemaren nyari. *gara2 lupa siapa yang posting :D
makasih sharingnya mb' rinny..

Unknown said...

kalo ga disaring boleh ga?

Post a Comment

 
;