Pepsi
Cola mengalami kebangkrutan
pertama pada 2 Maret 1923. Perusahaan ini kemudian berusaha bangkit lagi, tapi
dua tahun kemudian kembali mengumumkan kebangkrutannya. Pada 18 Mei 1931, Pepsi Cola lagi-lagi
bangkrut untuk ketiga kalinya. Tapi lihat, Pepsi Cola yang sekarang
kembali bersinar hingga beberapa tahun yang lalu penjualannya mencapai US$ 9.3
Milyar per tahun.
Tahun
1971, Muhammad Ali dikalahkan oleh Joe Frazier dalam pertarungan pertama
setelah beberapa tahun izinnya bertinju dicabut atas hukuman karena ia enggan
mengikuti wajib militer. Ali kembali menjuarai kelas berat pada 1974 dengan
mengalahkan George Foreman.

Dia
seorang yang gagal dalam bisnis pada tahun 1831. Dia juga gagal menjadi badan
legislatif di tahun 1831. Sekali lagi ia gagal dalam bisnis di tahun 1833.
Mengikuti kontes pidato dan gagal menjadi juara di 1831. Gagal menjadi dewan
pemilih pada tahun 1840. Gagal menjadi anggota kongres pada tahun 1843. Lalu,
ia dilantik menjadi anggota kongres pada tahun 1846, tetapi dua tahun
kemudian gagal dilantik lagi. Gagal menjadi senat pada tahun 1855, lalu gagal
menjadi presiden setahun kemudian. Ia kembali gagal menjadi anggota dewan senat pada tahun 1858. Akhirnya,
pada 1860 ia menjadi presiden dan menjadi salah satu presiden paling sukses di
Amerika hingga terpilih sebanyak 4 kali. Ia adalah Abraham Lincoln.

Walter
Elias Disney pernah mendirikan perusahaan yang bernama Laugh –O- Gram ,
perusahaan tersebut sempat sukses. Sayangnya, perusahaan tersebut bangkrut dan
Disney terlilit hutang sampai satu-satunya perabot yang ia punya adalah sebuah
bangku kecil untuk makan dan minum. Bahkan untuk mandi ia menumpang di sebuah
setasiun kereta api. Tapi lihatlah sekarang, betapa raksasanya perusahaan Walt
Disney sekarang.
Kelima
contoh diatas adalah kisah nyata. Hampir semua orang di dunia ini pernah
mengalami kegagalan. Sebut nama dan tanyalah pada mereka, pasti ada cerita saat-saat
mereka mengalami kegagalan, entah bangkrut, gagal mencoba atau
apapun.
Tergantung
pada sikap kita dalam menerima kegagalan. Kita bisa menerimanya sebagai
penyemangat, pelajaran berharga agar tidak terulang lalu berusaha lebih baik
lagi atau kegagagalan malah mematahkan semangat dan tidak pernah mau mencobanya
lagi.
Manusia
Indonesia
hidup rata-rata 60-70 tahun, kecuali Tuhan berkehendak lain. Tentu dalam
keseluruhan tahun-tahun tersebut kita mengalami kebahagiaan dan kesedihan. Jika
dalam satu tahun kita mengalami kesedihan masih ada 59-69 tahun kemungkinan
kita mengalami kebahagiaan.
Gagal
tidak berlaku selamanya, melainkan hanya sementara. Masih ada waktu untuk
bangkit dan membayar dengan kesuksesan. Jika kita MAU
*kisah diambil dari berbagai sumber*
1 komentar:
Ok semangat lgi, tpi modal dari mana ya lgi ya,....
Post a Comment