Ia
adalah seorang perempuan yang tidak cantik, berkulit hitam, tidak tinggi
atau seksi. Ia pernah menjadi korban pemerkosaan. Ia adalah Oprah Winfrey.
Oprah menjadi wanita kulit hitam pembawa
acara paling terkenal di dunia. Dia menantang pandangan dunia tentang keindahan
wajah dan bentuk tubuh. Ia menjadi terkenal bukan karena kecantikan lahiriah
namun karena keelokkan batiniah yang ditempa kepahitan masa lalunya. Kondisi
masa lalunya ia jadikan sebagai sebuah dorongan untuk membantu dirinya sendiri
dan orang lain.
Keadaan fisik dan masa lalunya bisa saja
ia jadikan “excuses”
agar orang mengasihaninya. Tetapi tidak, Oprah justru mengubah keadaan tersebut
menjadi hasil yang positip bagi dirinya dan orang lain. Ia berani menatap masa
depan dan meninggalkan semua beban penderitaan.
Pribadinya yang menyenangkan membuat
banyak orang bahkan tokoh-tokoh dunia merasa nyaman -bahkan bangga- berbicara
dan hadir di acara yang dipandunya. Dengan pengaruh dan dukungan tokoh-tokoh
tersebut banyak sekali gerakan kemanusiaan yang lahir dari ide-ide cemerlang
seorang Oprah Winfrey.
Dari kisah Oprah diatas, ternyata
orang-orang tidak peduli dengan kekurangan seseorang jika yang ia perlihat
terus menerus adalah sisi kebaikannya. Lagi pula, siapa di dunia ini yang
sempurna tanpa kekurangan? Berapa juta orang yang memiliki masa lalu yang
demikian buruk?
Jika kita tidak dapat bangkit dan
melangkah ke depan, sampai kapan kita akan terkungkung hidup dalam
bayang-bayang masa lalu?


0 komentar:
Post a Comment