Menanggapi wawancara
Angel Lelga di program Maja Najwa yang mendapat banyak pem-bully-an dari
pemirsa, maka saya membayangkan seandainya saya adalah Angel Lelga ,
maka saya akan marah.
1. Saya akan marah
kepada Najwa Shihab : Kenapa sih dia mesti memberi pertanyaan-pertanyaan
yang menjebak. Apa tujuannya, coba?. Mau menunjukkan bahwa dia pintar
dan saya bodoh?!.
2. Saya akan marah kepada partai saya : PPP sebelum merekrut saya, tentu sudah menyelidiki, dong, track record
saya. Saya tidak paham politik, sehingga seharusnya PPP memberikan
pelatihan yang memadai buat saya. Karena sebagai Caleg No. 1 (ingat
No.1, loh) di Dapil 5 (Klaten), yang disebut sebagai Dapil Neraka, saya pasti harus bertemu banyak orang. Dengan
demikian saat saya bicara tentang politik, para pendengar tidak seperti
sedang mendengar bunyi tong kosong.
3. Saya akan marah
kepada Rhoma Irama : Sampai saat
ini saya koq masih terus di kait-kaitkan dengan dirinya. Para Pemburu Berita itu tidak pernah lupa selalu menambahkan kalimat "mantan istri siri Rhoma Irama." Padahal saya
sudah move-on.
4. Saya akan marah
kepada YouTube.: “ngapain sih bikin situs yang bisa mengunggah dan mengunduh video?
Kalau tidak ada YouTube tentu video wawancara saya tidak akan diunggah
orang iseng dan ditonton berulangkali oleh ribuan orang sirik . Sehingga
saya kembali mendapat hujatan.
5. Saya akan marah kepada Twitter, juga Facebook, yang mengijinkan saya menjadi trending topic, sehingga makin banyak orang yang penasaran dan menonton wawancara saya di Mata Najwa . Untuk akhirnya kembali membully saya.
6. Terakhir, saya akan marah besaaarrr kepada penulis artikel ini yang
telah sok menuduh saya akan marah-marah. Padahal belum tentu juga saya
akan marah-marah. Sotoy betul!
Foto dan Video diambil dari YouTube
Catatan: Tulisan ini juga saya tampilkan di Kompasiana.

2 komentar:
He...he.....untung saya bukan Angel Lelga :D
Wkwkwkw...setiap baca tulisan mb rinny pasti ketawa, berisi tp enak di baca
Post a Comment